Daftar isi

7+ Tips Jitu Microblogging Instagram untuk Pemula

Blog_10 Tips Jitu Microblogging Instagram untuk Pemula

Microblog bukanlah hal baru. Kalian masih ingat Twitter kan? Microblog adalah salah satu strategi media sosial marketing. Sangat digandrungi karena mampu menarik minat pembeli melalui pesan singkat. Dengan fitur carousel instagram, pesang singkat tersebut disulap menjadi tampilan kreatif. Singkat padat namun penuh informasi yang berguna, ini yang dicari para konsumen.

Apa itu Microblog?

Microblog adalah menulis blog dalam vesi singkat. Kebanyakan microblog ditampilkan di media sosial. Anda bisa mempersebahkan konten singkat dan padat informasi pada konsumen. Fungsi microblog bagi konsumen tentunya bisa menghemat waktu. Mereka terlalu sibuk untuk membaca artikel panjang.

Keberadaan microblog tidak akan menggeser keberadaan blog. Karena dari segi kelengkapan informasinya sudah berberda. Serta tujuan dari microblog adalah sebagai umpan sebelum konsumen beranjak untuk membaca detail lebihnya di blog. Jadi yang sudah memiliki webite di Digital Narayana tidak perlu khawatir tentang keberadaan microblog. Keduanya ada untuk saling melengkapi.

Jadi Bagaimana Cara Menulis Microblog Untuk Pemula?

10 tips menulis Microblog

1. Lengkapi Profil Instagram

Halaman Profil adalah first impression yang wajib kalian bangun pertama kali. Berikan informasi terbaikmu di sana. Tuliskan Call-to-Action yang berisikan link menuju blog/website.

2. Gambar Berkualitas

Microblogger wajib menerapkan quality over quantity. Gambar adalah pesan yang bisa mendukung penyampaikan sebuah pesan. Dalam hal ini relevansi jangan disepelekan.

3. Konten Singkat

Instagram mampu membuat 10 gambar carousel. Tuliskan setiap poin melalu satu gambar. Jadi kesimpulannya Anda hanya bisa menuliskan 10 poin saja. Jika ternyata Anda memiliki 11 poin bagaimana? Lihat penjelasan begitu ini.

Carousel awal umunya dipakai untuk menuliskan judul utama.

Carousel tengah untuk menayangkan poin penting dari blogmu. Maksimal bisa dipakai untuk menuliskan 8 poin saja. Kenapa kok bikan 9? Lihat penjelasan di bawah ini.

Carousel terakhir ini tidak sama dengan carousel kesepuluh. Digunakan untuk copywriting ajakan ke blog untuk memcari tahu kelengkapannya.

4. Selalu Gunakan Hashtag

Tentu saja yang dimaksud adalah menggunakan hashtag yang relevan. Instagram Feed mampu menampung 30 hashtag. Untuk Insa Story hanya bisa menggunakan 10 hashtag saja. Banyak teori yang mengatakan 15 hashtag sudah sangat optimal untuk meningkatkan engagement. Wahai para sobat sekalian, rejeki orang itu tidak bisa di copas. Kalau bisa pakai 30 kenapa harus pakai 15? Makin banyak hashtag, makin banyak juga peluangnya. Namun jangan sampai terlalu panjang, karena caption Instagram hanya bisa menampung 800 karakter saja.

5. Bangun Interaksi yang Positif

Tinggalkan komentar pada akun lainnya yang masih berkaitan. Komenatarnya harus berbobot, jangan sekear menuliskan “mantap”, “keren”, “luar biasa”. Ingat, ini media jejaring sosial. Bukan tempat meemberi komentar. Komentar yang baik bisa membangun interaksi yang baik juga.

6. Tetap Konsisten

Buatlah konten secara dengan jangka waktu tertentu. Membuat konten setiap haris bukanlah pekerjaan seorang pemula. Mulailah membangun secara perlahan namun konsisten.

7. Cari yang Organik

Tidak hanya makanan organik yang menyehatkan tubuh kita. Follower organik juga baik untuk kesehatan akun Anda. Karena media sosial dibuat untuk membangun kedekatan pada para follower. Konsisten pada hashtag supaya para non follower bisa menemukan konten kalian.

8. Jangan lupakan Instagram Story

Fitur ini akan menjaga dirimu selalu up to date di mata para follower. Bukan berarti kontennya pasti up to date. Karena faktanya ada Instagram Live yang nyatanya hanya menayangkan siaran ulang suatu acara.

9. Aktifakan Insight Instagram

Fitur ini akan muncul jika kalian mengkonversi aku personal menjadi akun Kreator / Bisnis. Tentunya masih banyak fitur lainnya jika anda menjadi akun Kreator / Bisnis. Namun kalian harus ingat kalau akun jenis ini tidak bisa di private. Jadinya auto public begitu saja. Kan, tujuannya ingin eksis 😀

10. Scheduling

Postinglah di waktu-waktu yang potensial. Kekurangan dari Carousel adalah Anda harus mempostingnya secara manual. Aplikasi tambahan hanya membantu mengingatkan, tapi tidak bisa mengeksekusi hal tersebut. Ribet kan?

Oleh sebab itu Diyana hadir sebagai mitra. Kalau bisa didelegasi buat ngapain dikerjakan sendiri? Kami ada karena waktu Anda terlalu berharga jika dihabiskan perkara urusan admin.

Halo Sobat Diyana

Langganan info Digital Marketing yuk!

Need Help? Chat with us