Daftar isi

7+ Makna Psikologi Warna dalam Desain Logo dan Branding

7+ Makna Psikologi Warna dalam Desain Logo dan Branding

Pengertian Psikologi Warna Logo

Psikologi warna logo dalam dunia desain arti filosofis masing-masing. Warna bisa memberikan efek psikologis tertentu untuk siapapun yang melihatnya.

1. Merah

Merah, adalah warna yang sangat populer. Warna yang identik dengan api ini juga merepresentasikan makna yang sama pada api di kalangan masyarakat. Dari hasil penelitian, warna merah dapatmembangkitkan gairah dan semangat yang mendalam, meningkatkan denyut jantung yang membuat nafas semakin cepat. Agresif, Energetik, Provokatif, dan menarik perhatian. Oleh karena itu sudah pasti ini adalah warna yang hangat.

Warna yang merah ini sangat populer digunakan untuk brand berjenis makanan, teknologi, kendaraan dan agrikultur. Dan sangat tidak populer pada brand berjenis energi, keuangan, penerbangan dan pakaian. Sedangkan jenis brand yang dipertanyakan ketika menggunakan warna ini adalah properti dan kesehatan.

2. Ungu

Ungu adalah warna yang terlihat canggih tapi misterius. Masyarakat umum sering mengaitkan warna ungu dengan rasa kerajaan, kecanggihan, nostalgia, misteri dan bahkan spiritualitas. Jadi termasuk warna yang dingin.

Patut diperhatikan juga tingkat popularitas penggunaannya di antara brand-brand yang ada. Ungu terkenal dan sering digunakan pada brand produk keuangan, teknologi dan kesehatan. Jarang dan kurang populer pada brand bertema elektronik dan agrikultur. Penggunaan warna ini pada brand penerbangan, pakaian, makanan, properti dan kendaraan dipertanyakan oleh konsumen.

3. Biru

Warna yang secerah langit ini bisa dibilang warna yang paling populer digunakan untuk brand. Biru adalah warna yang mudah diingat orang, mengingat warnanya yang menggambarkan langit dan lautan. Di mata masyarakat, biru pada logo mencerminkan sifat terpercaya, dapat diandalkan, aman dan bertanggung jawab. Jadi bisa dimasukkan ke kategori warna dingin.

Karena anggapan masyarakat tersebut, biru sangat populer pada brand produk energi, keuangan, penerbangan, elektronik, kesehatan dan agrikultur. Sayangnya, warna ini kurang terkenal penggunaannya pada brand pakaian, makanan, dan kendaraan. Penggunaannya dipertanyakan jika diterapkan pada brand properti.

4. Hijau

Hijau sering disamakan dengan tenang, kesegaran, dan kesehatan — cocok sekali untuk masuk ke dalam kategori warna dingin. Tapi kenyataannya ada banyak variasi makna tergantung pada setiap variasi warnanya. Hijau yang lebih gelap menggambarkan kemakmuran, sedangkan hijau yang lebih muda menggambarkan ketenangan. Kekayaan dan Gengsi juga termasuk dari persepsi kebanyakan orang terhadap warna hijau.

Brand dengan produk berbentuk energi, keuangan, makanan, properti dan teknologi biasa menggunakan warna ini. Jarang untuk penerbangan, pakaian dan kendaraan, dan menjadi keraguan umum pada kesehatan dan agrikultur.

5. Kuning

Karena banyak yang beranggapan bahwa warna kuning mewakili matahari, kuning menjadi simbol harapan dan optimisme. Kuning mendorong kreatifitas dan energi, dan kecerahannya sangat berguna untuk menangkap perhatian mata konsumen. Positif, terang, kehangatan, dan motifasi ada di dalam diri warna kuning.

Hanya brand energi, makanan dan properti yang paling sering menggunakan kuning; Keuangan, penerbangan, pakaian, kendaraan dan teknologi sangatlah jarang — sedangkan cukup dipertanyakan apabila digunakan pada brand kesehatan dan agrikultur.

6. Oranye

Oranye menggabungkan semangat dan kecerahan warna kuning dengan keberanian dan kegagahan warna merah — membuatnya penuh dengan kehidupan dan kegembiraan. Tidak heran jika warna ini masuk ke dalam kategori warna yang hangat.

Oranye hanya sering digunakan pada brand teknologi dan kesehatan; jarang digunakan pada brand energi, keuangan, penerbangan, kendaraan dan pakaian; dan masyarakat mempertanyakan penggunaannya pada brand makanan, properti dan agrikultur.

7. Cokelat

Kesederhanaan hidup sangat melekat pada warna ini, begitu pula kekuatan dan daya tahan. Akan tetapi, anda harus waspada pada penggunaaan warna cokelat — karena warnanya yang mengingatkan semua orang pada kotoran dan lumpur. Seperti hijau, cokelat juga bisa merepresentasikan kealamian. Pastinya juga masuk kategori warna dingin dong.

Uniknya warna ini terkenal digunakan untuk brand pakaian dan kendaraan(agak ironi, ya) dan agrikultur; jarang dan kurang terkenal digunakan untuk brand keuangan, penerbangan, dan teknologi. Dan banyak juga brand yang bakal dipertanyakan jika menggunakan warna ini, yaitu energi, makanan, properti dan kesehatan.

8. Hitam

Hitam biasa digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang ingin mengagung-agungkan kecanggihan klasik. Hitam juga sangat pas untuk digunakan pada produk-produk mahal. Seperti hijau tua, hitamseringkali mewakili gengsi. Sifat nilai, keabadian dan kecanggihan juga sangat melekat pada warna Hitam.

Sudah pasti kalau warna ini sangat terkenal pemakaiannya pada brand pakaian(yang mewah), teknologi, dan kendaraan. Dan jarang ada penggunaanya pada energi, keuangan, penerbangan, kesehatan dan makanan. Banyak yang beranggapan akan kurang cocok jika dipakai di brand properti dan agrikultur.

9. Putih

Sesuai dengan warnanya, putih merepresentasikan kemurnian(mengingatkan orang dengan air, warna gaun pernikahan, dll), dan kebersihan(mengingatkan dengan pakaian dokter atau lantai yang bersih). Dengan begitu warna ini sangat populer di brand produk kesehatan, produk yang berkaitan dengan anak-anak, dan pakaian. Warna ini tidak populer digunakan hanya di brand keuangan dan makanan. Sedangkan kurang cocok dan dipertanyakan jika digunakan pada brand energi, penerbangan, teknologi(uhuk, Apple, uhuk), properti, kendaraan dan agrikultur.


Sumber:
https://takatik.com/perpaduan-warna-logo/
https://fastwork.id/blog/psikologi-warna/
https://www.graphie.co.id/blog/24/memilih-perpaduan-warna-logo-yang-tepat

Halo Sobat Diyana

Langganan info Digital Marketing yuk!

Need Help? Chat with us